Friday, February 16, 2007

Siapa 'Manusia Laknat' itu?

Kemarin 15 Feb 2007, saya benar-benar kaget ketika harus membuka mata melihat blog ini . Perasaan saya waktu itu bercampur jadi satu antara kaget-sedih- dan takut .

Tahukah bagaimana rasanya jika ada seseorang yang tidak suka pada kita, tanpa kita ketahui sebabnya? Seseorang yang mengaku dirinya 'manusia laknat' tanpa identitas (baca: tidak meninggalkan alamat blog ataupun email yang bisa dihubungi) meninggalkan pesan 'dengan nada tidak suka-terkesan marah' di SB (ShoutBox) yang notabene berwarna pink itu. Pesan tersebut tak kan ditemui di SB sekarang, karena saat itu juga saya mendeletenya (maaf).Inti pesan itu mengatakan bahwa ia tidak suka dengan saya yang sok tahu dengan postingan yang 'mengadu domba?'.
Lalu saya berfikir dan merunut kembali postingan yang pernah saya tulis. Tapi... entahlah, sampai saat ini saya rasa tidak ada postingan yang 'mengadu domba' dengan siapapun. Atau mungkin saya yang keras kepala? atau buta?

Karena hal ini, semalampun saya tidak bisa terpejam tidur nyenyak- teringat terus.
1. Kaget : Saya tidak menyangka akan menerima pesan semacam itu.
2. Sedih : Saya 'N -sama sekali tidak bermaksud mengadu domba siapapun. Blog ini hanya sebuah untaian cerita yang menjadi kenanganku sendiri. Maaf
jika ada yang tidak berkenan dengan kehadiran saya di dunia maya ini.
3. Takut : Saya takut jika harus mempunyai musuh. Saya mencari teman bukan
seorang musuh. Terserah jika ada yang menganggap saya sebagai musuh, tapi saya
tetap menganggapmu teman.

to : 'manusia laknat'
Siapapun 'manusia laknat' itu saya ucapkan salam kenal;
Jika berkenan, maukah antum memberitahu saya tentang postingan tersebut?InsyaAlloh akan saya perbaiki kata-kata yang kurang berkenan;
Saya berterimakasih sekali atas saran antum;
Terakhir, saya minta maaf atas postingan saya yang kurang berkenan di hati teman-teman khususnya 'manusia laknat';
Sekali lagi maaf.... maaf karena pesan antum sudah saya delete.

PEACE .............

15 t'men ngomen:

Iko said...

Memang dia ngomong apa N???
Aku blom sempat baca, sdh dihapus dulu sama N.

Bingung mau komentar apa, tapi jangan bersu'udzon dulu,... kita lihat apa dia (Manusia Laknat) akan datang berkunjung lg kesini dan memberikan komentarnya yg terbaru,... mungkin saja dia akan minta maaf... :D

N,... sabar yaaa. Jangan terlalu diambil pusing,.. nanti jadi kepikiran,... sakit deh.

Arki Rifazka said...

Aslm,.. sabar aja, tetap berprasangka baik karena bisa jadi itu hanya orang iseng yang gak ada kerjaan..

nuha said...

Sing sabar yaa mba N.....

cc-line said...

itulah... resiko dari rendahnya 'media culture' di negeri kita...

Kadang2 orang kurang bisa mensikapi secara dewasa tentang fenomena yg terjadi di media.

Langsung aja mencak2.. gak tau duduk persoalannya.... mudah2n seh cuman iseng...
jangan bikin 'N surut buat menyampaiakan 'kebenaran' walau hanya satu ayat... :)

Mashuri said...

Ada 2 kemungkinan orang yang ngasih koment di SB tapi gak cantumin alamat:
1. Dia sudah cukup familiar dengan Anda
2. Dia emang gak punya blog dan e-mail
3. Dia pengecut

Sabar aja ya Mba.....Semoga amal kebaikan Anda bertambah dari orang yang menzalimi Anda.

hery said...

Kalau aku sih, nggak akan gw pikirin. Percuma jg dipikirin, orangnya jg nggak ngaku siapa dirinya. Jadi anggap aja orang bingung dan kurang kerjaan hehehe
Met Weekend :)

Alkifah said...

Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, Ukhti. Pernah ada seorang pengunjung iseng yang tak beridentitas dengan nada sinis 'menyerang' saya melalui shoutbox di blog Alkifah. Sayangnya dia tak bertanggung jawab. Sikapnya aneh dan tidak sedikitpun menunjukkan kesantunan.

Dugaan saya, bisa jadi orang yang seperti itu adalah orang yang sekedar lewat dan kebetulan melihat content blog kita yang memang tak sesuai dengan pemahaman dan keinginan pribadinya. Wajar saja orang yang tak suka berdiskusi ini, hanya bisa melontarkan kalimat cercaan dibanding membangun itikad dialog yang lebih terhormat.

Oleh karena itu, sebagai sahabat, saya hanya bisa memberi saran kepada Ukhti semoga bisa kembali menguatkan. Tinggalkanlah rasa takut, sedih dan gelisah itu. Sungguh sayang energi kita justru terbuang untuk memikirkan sesuatu yang tak berharga. Lebih baik optimalkan daya dan tekas, goreskan pena dengan penuh semangat, untuk menyongsong tegaknya Syari'at Allah Swt dalam sebuah institusi global (Daulah Khilafah Islamiyah) yang mulia.

Wahai Sahabat,

Ketika kita telah meyakini bahwa apa yang telah kita lakukan selama ini adalah benar, maka kesabaran kita untuk menapakinya tidak akan tergoyahkan.

Jika tulisan-tulisan di blog ini telah dorientasikan untuk dakwah, lantas apa pula yang patut ditakutkan?

You are Khilafah-Fighter! Go... go... go and go!!!

By: AL KIFAH

awan said...

assalamu'alaikum....
mau coment apa yak? :)
hmmm......kalo ketemu tuh siapa manusia laknat, kita gelitikin plus bonus jitak bareng2 yok,:)
tp mungkin si doi kena Paradoksial Personalty Syndrom, menyampaikan kekaguman/pujian dengan cara yang sebaliknya :)

btw, emang serba sulit untuk bersikap cuek kalo kita punya niatan baik bahwa setiap kritikan adalah sarana kita untuk refleksi history.
tp pada saat yang sama ketika si pengkritik tidak secara akurat (termasuk biodata dia)menyampaikan kritikannya maka sikap yang paling realistis bisa kita lakukan adalah "cuek beibe".
ok, ukh tetap semangat, terus menulis selama keresahan masih ada dalam jiwa kita .
banyak orang dibelakang anti yang dengan caranya "mengagumi anti"
banyak orang di belakang anti yang menatap anti sembari tersenyum, tak tak lekang untuk berdioa, agar jalan di depan anti selalu lapang.
dan ukhuwah mengajarkanku untuk berharap berada di "barisan belakang" anti.

fi amanillah ukh.....
^_^V

manusiasuper said...

Salah satu persyaratan jadi blogger yang memposting idea di dunia blog ini adalah TAHAN BANTING neng..

Nyante aja, kita da bisa dapat kebenaran universal kok, pasti ada yang pro dan kontra.

Apalagi kalo yang kontra pitik da berani nulis identitas apa-apa, wah, susah2 mikirin..

Mending mikirin saya...

de said...

Ah ngga usah dipikir. Kali itu orang iseng. Kalo emang dia jentelmen, mestinya dia kan ninggal identitas. Aku juga pernah ngalamin kok. Tapi ngga pa-pa juga sih, ada org kaya gitu, paling tidak ada orang yg mengingatkan kita untuk introspeksi.

Milda said...

Kalo si manusia itu iseng kok ya gak lucu..
Kalo dia mau ngasih N shock terapi kok ya 'gak nyambung'..

Ahh, mungkin dia cuma mau menarik perhatian N..mungkin..dan mungkinn...balik lagi ke dia, mau selamanya jd 'manusia laknat' ?!

Eit, aku nimbrung aja nih N..enak sih di sini... :D

wawan said...

saya bukan manusia laknat..../// kaburrrrrr

nila said...

nah itu lah resiko berteman di dunia maya, siap ga siap harus siap...hehe
aku juga pernah kho ada yg ngata2in blog ku....
BT bgt...lgsg aku delete juga....
sabar ya auntieee

ArifKurniawan said...

Santai saja... yang namanya orang paling suci di dunia saja, (yang usdah terang-terangan dijamin masuk surga seperti tertulis si kitab suci) masih punya musuh...
Apalagi kita, manusia biasa.

Sabar saja Mbak. Life is beautiful. Andai pengecut itu tidak mau meninggalkan jejak apapun. Nggak perlu dilacak. Buang-buang waktu.

Terus saja ngeblog. Because life is beautiful... because blog is beautiful.

Anonymous said...

Namanya aja dunia maya,mo cari org kaya apa aja ada disini. So,santai aja neng....