Saturday, February 24, 2007

Njajal-nya dah berhasil

Skali lagi Alhamdulillah, pada akhirnya hari ini Sabtu 24 Pebruari 2007 menjelang weekend ini merupakan hari yang menyenangkan.Seneng banget. What's up?. Setelah dua hari berkutat ngoprek script "Collapsable Post" yang gagal terus, akhirnya bisa juga. Yang pasti mumetnya hilang seketika. Untung ga nyerah, so jadi ga sia-sia kan?. Lihat deh di setiap postingan blognya-N ini ada "[+/-] Klik, selengkapnya ". Nah ketika di klik, maka dalam sekejap mata postingan akan tampil secara keseluruhan tanpa harus menunggu proses lama. Beda dengan "Expandable Post With Peekaboo View" dimana jenis link ini menampilkan keseluruhan postingan yang bersangkutan saja. Nah... beda kan? Kalo pake jenis Collapsable yang 'N gunakan ini kan lebih efektif dan efisien. Mo tahu caranya ? Tapi 'N ga bisa menampilkan kode tersebut disini, ga tahu kenapa begitu di posting dan di publish malah error gitu. Sudah pake tag textarea juga tetep ga support-Maaf ya.... Sepertinya perlu bantuan Om agus di http://edittag.blogspot.com nih. Kalo untuk link sitenya ada di http://beautifulblogspot.com (tp bahasa inggris).


Sepertinya urusan otak-atik script blognya-N ini saya akhiri dulu sementara. Karena mulai Senen besok selama seminggu 'N dah mulai ujian nih. Untuk itu mohon maaf jika nantinya jarang-jarang berkunjung ke rumah temen-temen. Dan mohon doanya ya. N mengucapkan terima kasih buat semuanya yang dah mo bantu-bantu dan kasih support 'N otak-atik blog ini * Leganya.........
I luv u @ll... .

Thursday, February 22, 2007

Njajal


Suerrr mumet, dah ngeTes brapa kali tauk ga jadi-jadi. Apanya yang bikin mumet dan apa nya yang ga jadi-jadi?.Ya... beginilah nasib orang yang 'gaptek'. Gini,

ceritanya 'N tuh pengen bikin collapsable post "read more" seperti dibawah ini. Ketika diklik secara otomatis menampilkan full post. Kayak punya om Joni dan om Jaloee itu low.. Semua Instruksi yang di posting di http://beautifulbeta.blogspot.com atau http://hackosphere.blogspot.com juga dah dijalanin dan sukses sih. Tapi... lihat aja, yang sukses cuma muncul "read more" nya doang tapi pas di klik kok ga respon yack? Duh.... mumet dan pastinya tape deeeh...... Bener semboyannya Om agus, Kalo ngedit tuh mengenyangkan (buat yang gaptek). Nah, kalo 'N cocoknya sih kenyang capenya. Adakah yang bersedia membantuku ?

Wednesday, February 21, 2007

Nyoba teks Dropscaps

Alhamdulillah....Akhirnya bisa juga kasih style text DropCaps.. Maksih yaOm joni atas tipsnya. Tapi... aku ga pake kode css yang di copy ke templatenya, coz masih bingung ga nemu-nemu lagi, ga ada "style". Apa krn ini versi blog beta gitu?. Ah ga mudheng deh.... . Eh ketemu ide deh, aku copy ke setting > formatting aja, taraaaaa nih dia hasilnya. Gimana?

ternyata ok juga. Langkahnya gini :
di Layout klik Setting trus Formatting nah di bagian bawah itu ada post Template dan copy paste script ini :



Maksud dari script yang di taruh di post template adalah scrip tersebut akan selalu muncul ketika kita mo new posting... Nah teks yang mo diberi style dropscaps di taruh sebelum akhir tag "span" yang bisa dilihat di dalam box atas. Kalo semisal ga mo di kasih style itu, tinggal di delete aja.

Tuesday, February 20, 2007

Satu Rindu Kami...


Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu Oh ibu


dari Lirik "Satu Rindu" yang disenandungkan Opick, hatiku luruh - merindu yang teramat sangat pada Ibu.Mengalahkan rasa penasaranku kepada si 'manusia laknat' yang semakin memudar, lenyap tertiup angin * masih membekas sedikit sih. Sama sekali tidak menyurutkan untuk tetep ngeBlog.Aku masih bisa tersenyum.Andai saja ku bisa, aku ingin melukis duniaku dengan cinta *gombal banget yack .

Kembali ke cerita ibu,padahal aku baru ditinggal sehari lho tapi kok rasanya kek setaun, apalagi seminggu ?. Duh.... kangen. Kangen kenapa? Apakah karna dengan menjalankan kewajiban Ibu bangun pagi2, cuci baju, cuci piring, nyapu, njaga 3 adik menjadi beban buat aku sehingga menjadi alasan "kangen". Bukan. Sama sekali tidak ada alasan buatku untuk merasa lelah menjalankannya karna pada akhirnya kelak aku pun akan menjadi seorang Ibu ?.

Kemaren hari Senen Ibu berangkat ke Jakarta mengantar Kakak dan Kakak Ipar juga 'dede imut' ku alias 'cucu pertama' Ibuku. Sebenarnya Ibu merasa berat ninggalan aku dan tiga adikku di rumah, tapi Ibu kasihan juga sama cucu yang baru berumur 50 hari itu.
"Ibu meragukan aku ya ? InsyaAlloh 'N bisa kok disini "tanyaku. "Tapi kamu harus bangun jam tiga buat masak - nyuci baju adek2 mu" Jawab Ibuku. Aku cuma tersenyum. Ibuku terlalu khawatir jika aku yang jarang sarapan ini tambah ga sempat sarapan plus telat kerja gara-gara harus masak. Nyatanya memang bener, yang masak malah ga sarapan. Lapeerrrr . Barusan abis nganter temen ke RSUD lewat toko roti niatnya mo beli gitu, eh.... di kantong cuma seribu. Cuma cukup buat ongkos parkir motor doang dong, terpaksa harus nahan ni perut. Temen-temen punya sesuatu yang bisa dimakan? Kalo ada kirim aja langsuuung ....*kek iklan rinso aja.


Setiap detik yang terus berlalu
Menghitung degup jantung
Bertanya padaku
Aku terpaku
Apakah yang bisa kubalas semua pengorbanannya ?

Dia Ibuku
Dalam luka ia tersenyum
Dalam susah ia bersabar
Ia cucurkan keringatnya demi kami

Andai saja bisa
Kan kutitipkan satu rindu ini pada sang bayu
Biar ia hembuskan pada hatinya yang penuh kasih
Membisikkan bahwa kami merindukanmu

Friday, February 16, 2007

Siapa 'Manusia Laknat' itu?

Kemarin 15 Feb 2007, saya benar-benar kaget ketika harus membuka mata melihat blog ini . Perasaan saya waktu itu bercampur jadi satu antara kaget-sedih- dan takut .

Tahukah bagaimana rasanya jika ada seseorang yang tidak suka pada kita, tanpa kita ketahui sebabnya? Seseorang yang mengaku dirinya 'manusia laknat' tanpa identitas (baca: tidak meninggalkan alamat blog ataupun email yang bisa dihubungi) meninggalkan pesan 'dengan nada tidak suka-terkesan marah' di SB (ShoutBox) yang notabene berwarna pink itu. Pesan tersebut tak kan ditemui di SB sekarang, karena saat itu juga saya mendeletenya (maaf).Inti pesan itu mengatakan bahwa ia tidak suka dengan saya yang sok tahu dengan postingan yang 'mengadu domba?'.
Lalu saya berfikir dan merunut kembali postingan yang pernah saya tulis. Tapi... entahlah, sampai saat ini saya rasa tidak ada postingan yang 'mengadu domba' dengan siapapun. Atau mungkin saya yang keras kepala? atau buta?

Karena hal ini, semalampun saya tidak bisa terpejam tidur nyenyak- teringat terus.
1. Kaget : Saya tidak menyangka akan menerima pesan semacam itu.
2. Sedih : Saya 'N -sama sekali tidak bermaksud mengadu domba siapapun. Blog ini hanya sebuah untaian cerita yang menjadi kenanganku sendiri. Maaf
jika ada yang tidak berkenan dengan kehadiran saya di dunia maya ini.
3. Takut : Saya takut jika harus mempunyai musuh. Saya mencari teman bukan
seorang musuh. Terserah jika ada yang menganggap saya sebagai musuh, tapi saya
tetap menganggapmu teman.

to : 'manusia laknat'
Siapapun 'manusia laknat' itu saya ucapkan salam kenal;
Jika berkenan, maukah antum memberitahu saya tentang postingan tersebut?InsyaAlloh akan saya perbaiki kata-kata yang kurang berkenan;
Saya berterimakasih sekali atas saran antum;
Terakhir, saya minta maaf atas postingan saya yang kurang berkenan di hati teman-teman khususnya 'manusia laknat';
Sekali lagi maaf.... maaf karena pesan antum sudah saya delete.

PEACE .............

Wednesday, February 14, 2007

Kisah si Daun dan Pohon Tua


Dingin merambat bergulung
Mendekapku dalam kebekuan
Tubuhku gemetar,menggigil
Menghirup ke celah sejarah yang kau ciptakan

Apakah yang mengalir deras
Dalam urat malumu
Menusukkan kenangan yang layu
dari ujung tombak yang mengarat sarat keangkuhan

Hari-hariku luruh melayu
Merangkak menuju gerbang kematian
Seperti daun-daun yang mengering
Jatuh dan rontok berguguran demi helai
Demi kau si Pohon tua

Dalam kesekaratan yang terus merapuh
Dan nafas yang tersisa...
si Daun masih sanggup tersenyum meski dalam kegetiran
menyisakan balutan maaf pada si Pohon tua yang tak peduli

'Kan kusampaikan pada si Pohon tua
Bahwa kaulah si dewi -dewi yang memahat maut demi nafasnya
demikian si Akar HATi menyeru mencoba menghibur
saat perlahan aku masuk ke dalam tanah keabadian

Biar...
Biarlah kurelakan
nafas-nafasku yang terkumpul beribu-ribu tahun nanti untuknya
Mempupuknya dengan cinta melalui perantaramu hai akar HATI
Biar waktu yang menjawabnya
Aku kan tetap memaafkan dan selalu tersenyum untuknya

Akar HATIpun membisu
Bersedia menampung jika ku rapuh kelak
si Daun pun perlahan terpejam
Melanjutkan perjalanan demi si Pohon Tua yang entah kapan kan peduli padanya

Apa yang bisa diambil dari kisah si Pohon Tua itu ? .

Pohon itu ibarat orang yang kokoh - berkuasa - dengan segala kehebatannya. Lalu tumbuhlah si daun-daun itu menemaninya, menambah keelekon si pohon tua. Namun apa yang terjadi,setelah ranting pohon tua menghempasnya ke tanah? Daun itu tak 'mendendam' tetap berbaik hati dan legowo memberikan dirinya yang hancur menyuburkan si pohon tua itu dengan menyusup memberikan nafas-nafasnya yang masih tersisa untuk si POHON TUA.
Dan akupun...Ingin menjadi daun-daun itu dan membantu POHON TUA hingga ia berbuah....

Cinta daun itu

seperti kasih sayang Bapak-Ibu pada anaknya
seperti kasih sayang Bapak-Ibu guru pada muridnya
seperti taatnya rakyat pada wakil rakyatnya
juga seperti cinta-cinta lain yang tulus tak mengenal pamrih
dan tak kan terbalaskan meski kau persembahkan sekarung mutiara

Saturday, February 10, 2007

Valentine Day ...



"Aku ingin...... 14 Februari nanti bisa berkesempatan menghabiskan hari yang penuh kasih sayang itu dengan orang terkasih, yaitu kekasihku. Makan malam bersama di tempat yang romantis abis, sambil menikmati iringan lagu My Valentine paaaas valentine. Tapi gratis...."


Huehue itu bukan ungkapan dari hatiku juga bukan harapanku di 14 Februari nanti . Itu cuma cuplikan iklan kuis valentine yang aku dengar dari salah satu radio di Kebumen.Saya kira temen-teman sudah tidak asing lagi dengan fenomena yang bakal rutin terjadi di tanggal "yg special ?" itu. Interior di mall, supermarket atau pusat perbelanjaan di rancang demikian romantis dipenuhi pernak-pernik berbentuk hati, ada rangkaian bunga indah, coklat, pita disana-sini,yang kesemuanya didominasi warna pink. Kartu ucapan sayangpun marak dijual di emperan toko-toko. Begitu meriah.
Di hari itu kalangan anak muda seluruh dunia akan merayakan Hari Kasih Sayang yang tenar diistilahkan Valentine Day. Momentum yang sangat disukai anak-anak remaja.
Biasanya dirayakan bersama orang-orang yang dicintai terutama kekasih. Waktu SMP dulu aku pernah tanya sama teman sebangku kenapa tiba-tiba ngasih ucapan met valentine trus kasih coklat segala lagi *maklum masih lugu+kuper . "ya.... ini kan hari kasih sayang N, masak ga tau sih.Ya... pokoknya hari valentine itu hari dimana kita saling menyayangi gitu. Semua orang ngerayain lho. Ya udah besok kamu gantian yang ngasih coklat ke aku ya.Itu jawaban temenku, yang masih membuat aku belum "mudheng". So... karna ga mudheng jadi ikutan membalas ucapannya.

Terakhir berlanjut di kelas 1 SMA.Sekelas ngadain valentine gitu, mau ga mau tiap siswa harus bawa 1 kado (pake harga minimal lagi!) trus dikasih nomor sama panitia *weleh-weleh aku malah salah satu anggota panitianya!.Dan nomor yang sudah dikocok dibagikan ke tiap siswa. Seingetku aku sih dapet pigura pink gitu. Itu dulu saat aku masih cupu, ga tau apa-apa tentang esensi valentine itu sendiri.

Yang aku tahu aku menganggap perayaan ini sama dengan hari-hari lain seperti Hari Ibu, Hari Pahlawan. Baru aku sadari setelah aku dewasa di bangku kelas 3 SMA, info yang aku dapat dari baca sana-sini, info -ROHIS ternyata Hari Valentine itu sarat dengan muatan Religius non-Muslim. Bukan perayaan yang lahir dalam ajaran Islam.Yang sesungguhnya merupakan suatu mitos/legenda yang dibawa Zaman Romawi Kuno dimana masih berlaku kepercayaan Paganisme (Penyembahan Berhala) dan dirayakan sarat kemaksiatan ( tukar pasangan?). Naudzubillah . Pelajaran berarti, betapa pentingnya rajin membaca informasi yang akurat tentang suatu peristiwa apalagi ini menyangkut suatu keyakinan kita.

Sampai saat ini hari Valentine masih dirayakan oleh kalangan bahkan negara yang mayoritas Islam seperti Indonesia ini. Para pebisnis begitu antusias menghidup-hidupkan event ini dengan meniup-niupkan bahwa hari Valentine adalah hari yang sangat special untuk dirayakan terutama dengan orang terkasih. Ini tidak lain, karna mereka ingin meraup keuntungan besar, agar produk mereka laku keras. Ada kesan Industrialisasi agama, dimana perayaan hari raya suatu agama di belokkan menjadi perayaan bisnis.Seperti hari raya Idul Fitri, Natal dan sebagainya.

“Barang siapa meniru suatu kaum,
maka ia termasuk dari kaum tersebut, ” Demikian bunyi hadits Rasulullah SAW yang
diriwayatkan oleh Tirmidzi.


Gimana pendapat temen-temen tentang "Valentine Day's ?" Specialkah ? .

Friday, February 9, 2007

Tren Acara TV Kita....


Sekarang, siapa sih yang ga punya TV?. Nyaris tidak ada. Benda ini sudah tak lagi menyandang gelar sebagai barang mewah. Karna di setiap sudut rumah hampir ada. Bahkan untuk kalangan menengah ke atas masing2 kamar disediakan - dilengkapi VCD/DVD Player juga *alasan kebutuhan atau saking mampunya?. Bebas nonton.Tanpa disadari itu berarti memberi kuasa-wewenag benda ini (baca:tipi) untuk mendidik si buah hati. Parahnya kalo nanti si anak ternyata lebih manut dan dengan senang hati menuruti perintah yang digaungkan TV ketimbang ngajeni orang tua, nasehatnya cuma numpang lewat di kuping kanan-kiri.

Di desa ku pun demikian, hampir semuanya memiliki barang ini. Mungkin krn harga TV yang semakin murah juga meningkatnya taraf hidup masyarakat .
Ya itu lah nasib elektronik. Sekali muncul memang serba wah (baik harga maupun fasilitasnya) kemudian lama -kelaman harga menjadi murahan. Ada satu hal yang hilang, kami kehilangan kedekatan kami. Dulu sewaktu yang punya TV cuma satu rumah dalam satu RT, tiap malam sehabis shalat maghrib di langgar (baca:Mushola) kami (masih anak2) nonton bareng di rumah itu. Rame banget nonton sambil guyonan (becanda-red) gitu *tau kan becandanya anak sd? hehehe.
Acara favorit kami dulu itu "si Yoko sama Bibi Lung" alias "the Return Condor of Heros" *xixixi itu pahlawanku .Pemeran utamanya Andy Lau itu low.... tau kan?. Lho kok jadi bahas ini ya. ya udah, kembali ke..... laptop tema.
Tapi sekarang? ketika masing2 rumah sudah punya TV, kami tak lagi nonton bersama. Kecuali bersama keluarga saja. Kangen deh.... Ada satu lagi yang hilang. Apa? Kenaturalan-keluguan-kepolosan acara TV sekarang telah bergeser. Porsi acara bagi anak anak satu persatu rontok .si Unyil- Nyanyian anak-anak telah berubah menjadi acara yang lebih dewasa-matang. Acara sudah tidak proporsional lagi dengan kebutuhan penonton yang kebanyakan masih anak-anak dan remaja.Awalnya pacarannya ala anak kampus kemudian merambah anak SMA-anak SMP dan sekarang ada anak SD yack (film Heart series itu lo). Kalopun ada yang beraliran beda paling sedikit seperti Jejak Petualang-Petualangan Bahari dan sejenisnya.

Tayangan tv sekarang sejak matahari terbit sampai terbit lagi hampir semuanya didominasi kehidupan ABG "Pacarannya". Di ulang-ulang lagi.SCTV-adalah salah satu stasiunt TV swasta yang getol menayangkan reality show jenis ini. Ada Makcomblang-Cinta Pertama-H2C- dan cinta-cinta lainnya *ga hafal.
di RCTI ada Katakan Cinta. Digemari pula oleh kalangan remaja -terbukti pada ikut ndaftar gitu.Tanpa malu-malu kucing membeberkan gimana caranya berpacaran,
tips curi-curi perhatian lawan jenis deesbe. Teringat acara PESTA di Indosiar dulu *sewaktu masih duduk dibangku SMA (th-2003). Sepasang remaja mengikuti 'perintah'
presenter maju ke depan panggung. Dengan bangga si presenter menyampaikan bahwa dua ABG itu sudah 5 taun pacaran.
Lantas, dimulailah permainan anak muda ala PESTA. Remaja putri itu ditutup kedua matanya dengan selembar sapu tangan.Di depan cewek "dipajang" tiga remaja pria yang salah satunya merupakan "doinya". Dalam aturan mainnya, dia harus memilih
cowoknya itu. Untuk mengenalinya si presenter menganjurkan mencium - maaf - seputar ketiak remaja tadi *ga banget!. "Masak sudah 5 tahun pacaran tidak bisa mengenali pacarnya" ; "Kalo kamu benar2 kenal pasti tahu yang mana cowok kamu"
Demikianlah si presenter memanas-manasi. Dalam hitungan menit saja, akhirnya si remaja putri mengenali cowoknya itu. Saking yakinnya ia tetep kekeuh dan menolak presenter ketika membawanya pria lain disampingnya.

Apa yang ditangkap dari acara tersebut? Apakah terdapat unsur pendidikan yang dibutuhkan oleh remaja kita ?. Kalo boleh berpendapat, saya yang masih remaja ini *halah, sama sekali ga ada unsur manfaatnya. Dapat ditangkap dengan jelas
acara tersebut tidak saja melegalkan "pacaran" yang memang sudah biasa di kalangan remaja kita tapi juga seolah mengajarkan bahwa pacaran itu seharusnya harus "deket-deket" sehingga benar-benar mengenali pasangannya dari ujung kaki hingga ujung rambut.

Pendek kata, tema remaja yang diangkat sekarang seakan mengarah kepada budaya permisif (serba boleh), dan dapat dijumpai ABG kita lewat
serial/film lepas di layar TV kita.
Lantas bagaimana kalo ini juga di tonton atau bahkan anak-anak menggemarinya. Bisa-bisa tua sebelum muda nih.

Wednesday, February 7, 2007

Namaku...... ?!*# ^_^

Namaku Kliwon eh Bagus. Malu?.Aku jadi berpikir tentang arti sebuah nama. Eits, bukan mo meramal. Gini,Beberapa hari yang lalu ada salah satu temen ketawa ngakak begitu ber-kenalan dengan seseorang (baca: pacar kakaknya) via hape *apanya yg lucu?. Nama orang itu yang bikin dia ketawa-ketiwi. Lho? "Namanya ndeso N, hari gini gitu low. Kayak ga ada nama laen *masih ketawa" jawabnya. Ya ampun... itu tho kenapa dia sampe ngguyu (ketawa-red) kepingkel-pingkel.Mbok ya, jangan ketawa didepan orangnya Mba. Ntar tersinggung *aku tetep protes. Hehehe... keceplosan N *Gitu deh mang orangnya ceplas-ceplos. Nama, bisa dibilang adalah suatu sebutan/identifikasi terhadap suatu benda karna memiliki ciri khusus agar mudah dikenali.

Dari nama benda nih (baca:nama orang) kita bisa tahu sedikit informasi tentang orang tsb. Entah itu jenis kelaminnya, waktu kelahirannya, agamanya, keturunannya, sukunya, bangsanya, pastinya ada sejarahnya. Kita ambil contoh : Endah *ini pasti cewek, Febri ayaya *nah yang ini pasti lahir di bulan Februari, Muhammad *apa mungkin non muslim?.
Bapak-Ibu memberikan nama pastinya juga ada maksudnya-ada tujuannya-
ada harapan agar si buah hati menjadi anak yang berbakti bagi kedua orang tua-agama-juga negara.pokoknya yang terbaik. Ga mungkin mendoakan anaknya jadi orang yang gagal, pencuri, koruptor *duh kalo ada, pasti ada kelainan.
Mencari nama yang sreg buat anak emang gampang-gampang susah. Ada yang pengen namanya unik alias ga pasaran, pengen kebarat-baratan deesbe. Tergantung maunya. Setelah orang tua merasa sreg dengan nama yang diambil, apakah si buah hati sreg juga?. Kalo masih bayi sih belum bisa komentar alias nrimo ae. Beda kalo udah gede. Respon si anak terhadap nama yang diberikan beragam. Ada yang bangga-nrima-biasa aja-ngedumel/nyesel. Ada lho seseorang yang ga Pe-De, Minder-Malu-Bahkan sebel dengan namanya sendiri ketika disebut, apalagi jika namanya dipanggil diantara kerumunan, dipanggil ke tengah panggung *meski dpt hadiah? hehehe. Tiap hari ngedumelll terus "Kenapa ortu ngasih nama ini sih"? mo diganti Ijazah dr SD sampai Kuliah terlanjur pake nama itu.

Walau bagaimanapun nama itu sudah pemberian orang tua. Berbahagialah dengan begitu berarti menghargai orang tua kita. Apalah arti sebuah nama kalo pemilik nama gak mencerminkan arti nama itu sendiri. Namanya Muhammad Amin, eh taunya berbuat maksiat-merampok *Maaf cuma pengandaian. Yang memperindah nama itu sendiri adalah kepribadian kita. Meski kata orang nama kita ga gaul-kampungan-pasaran atau apalah
niscaya akan cantik-indah kalo kepribadian kita berakhlak mulia. Jadi bukan nama yang mempercantik kita tapi kepripadian yang mempercantik nama kita.

Monday, February 5, 2007

Banjir la9i- Banjir la9i...



Banjir. Warisan turun temurun di Jakarta, malah lumrah-hal yang biasa *Oh ya?. Sudah 5 hari banjir merendam Ibukota-kota metropolitan * sekali lagi patutkah wajah Ibukota seperti itu?. Banjir kali ini lebih hebat dari sebelumnya.Bahkan tingginya sempat mencapai 5 m menyusul kemudian informasi akan datangnya banjir susulan kiriman dari Bogor *MasyAlloh...
Bila dipantau dari atas, Ibukota laksana lautan dengan lotengnya yang menyembul pucuknya saja *tapi tak sebiru lautan yg sbenarnya.Kesibukan Ibukota tidak seperti biasanya. Memang sama-sama berpacu dengan waktu. Orang-orang, baik tua-muda, anak-anak, bahkan balita menggigil kedinginan dengan pakaian basah yang melekat di badan, dengan perut melilit menahan lapar,dengan diliputi kecemasan akan banjir susulan, dengan wajah yang pucat pasitergores luka dihati tumbuhkan kisah pilu yang mempertanyakan kapankah ini segera berakhir?siapa yang patut disalahkan?.

Yo wis.. jo salah-salahan. Ga ada seorangpun yang mau disalahkan, apalagi
ngaku salah. Jadi mikir kan?. Hingga sekarang penduduk kota Jakarta kian bertambah-melonjak, seperti magnet menarik orang-orang mengadu nasib di Ibukota. Entah yang belajar,kerja,ikut suami/istri, ada yang lain?. Pembangunan gedung2, mall, proyek laen juga semakin menjamur. Tapi apakah dibarengi dengan luasnya daerah Jakarta? kayaknya ga tambah luas deh-alias segitu-segitu aja.Kota jakarta semakin pengap, padat, tak ada resapan air yang cukup karna tanah sudah ditanduri aspal, trus mo lari kemana airnya kalo bukan berenang-renang di situ?. Tapi tetep aja sedikit yang peduli, kalo sudah kejadian baru deh di urai-dipermasalahkan. telat.

Disaat genting seperti ini pun masih ada aja yang ngambil kesempatan dalam kesempitan. Kemarensalah satu tetangga (korban banjir) yg tinggal bersama kakakku di Klapa Gading pulkam naek kereta. Tanpa membawa apapun kecuali pakaian yang melekat, celana pendek +sendal jepit. Katanya sudah 3 hari ga makan, menyelamatkan diri aja harus nyewa perahu karet Rp.40.000, mo makan-harga 1 mie instan Rp. 4000 *Hah??. Mending pulkam sambil menunggu banjir surut. Tapi, aku belum tahu gimana kabar kakaku, sejak banjir sulit dihubungi. Teman yang pulkam juga ga tahu kabarnya .

Gara2 banjir juga berdampak ya buat para blogger (terutama dr Jakarta) yang terkena musibah banjir *blom pada update ya?.
Lewat tulisan ini N mengucapkan turut berduka cita atas musibah yang menimpa temen-temen semua. Hanya doa dan dukungan yang bisa N lakukan, semoga bencana ini segera berakhir dan diberi ketabahan mengahadapi cobaan ini dan tentunya bisa ngeBlog lagi. Keep Smile n Keep uR spirit yack.... N tunggu kehadirannya lagi di dunia perBloggan
Alhamdulillah disini nda banjir. Sehari ujan besoknya cerah.

Friday, February 2, 2007

Cewek ngeRokok?



Mo jawab pertanyaannya om Landy nih yang dilempar ke N kemaren.
Sorry om, kalo di SB kayaknya ga muat. Bismillahirrahmaanirrahiim *rada grogi diinvestigasi sama yang satu ini. Sebelumnya minta maaf dulu kali ya, kalo ada yang ga berkenan dengan pendapat N yang sok tau ini.
Soal rokok, merokok sepertinya sudah bukan rahasia lagi kalo efeknya ga bae buat kesehatan. Rokoknya sendiri malah dah wanti wanti di sampul roko (Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin ).
Tapi mo gimana lagi, tetep aja mereka suka.

Dan sudah jadi pemandangan umum kalo kaum Adam yang lebih suka merokok, tapi ga sedikit juga dijumpai kaum hawa juga suka merokok. Sempat N tanyakan ke perokok (yang cowok). Katanya sih bisa ngilangin stres, ada juga yang bilang iseng, ada lagi yang cuma gagah2an aja biar ga dibilang banci.
Tapi kalo alasan kenapa wanita merokok? Yah.... N ga tau nih. *soalnya celingak-celinguk di Kebumen, N belum nemuin.
Apakah berdalih penyetaraan gender? Alias apapun yang cowok lakukan cewek juga bisa lakukan *kayak nantang yack.
Apapun alasannya jawabannya N ga setuju apalagi buat kesehatan wanita. *Apa karna N belum pernah nyobain nikmatnya merokok?. Bukan itu.
Dulu pas masih kecil, N pernah penasaran ma rokok. Sempet nyicipin sih... (tapi ga merokok beneran).Cuma icip-icip pucuk rokok *hehehe manis juga. Sebagai calon Ibu yang baik, sebaiknya menghindari rokok demi kesehatan Ibu sendiri, demi kehamilannya
juga buat janinnya. Bener ga mas Landy?

*btw Mas Landy nya ngerokok ga nih?